Sejarah SMK Kristen 1 Surakarta

SMK Kristen 1 Surakarta
Adanya kesadaran akan peningkatan perekonomian masyarakat, beberapa umat Kristen di Solo berinisiatif untuk mendirikan sekolah lanjutan kejuruan. Dalam musyawarah diputuskan untuk memilih Sekolah Lanjutan Atas Ekonomi. Mereka mengambil keputusan tersebut karena rasa tanggung jawab terhadap bangsa untuk meningkatkan perekonomian. Oleh karena itu perlu mendidik siswa yang berminat untuk dipersiapkan menjadi tenaga siap kerja. Selainitu juga yang penting adalah untuk mendirikan sekolah tersebut perlu meminta persetujuan Pengurus Perhimpunan Pendidik Kristen (PPKS). Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan izin dari IDPE Jawa Tengah dan persetujuan pengurus PPKS, sekolah secara lisan pada tanggal 1 Agustus 1958 berdirilah SMEA Kristen Surakarta yang berdasarkan dan bercorak Kristen.

Pengelolaan SMEA Kristen Surakarta dibawah panitia yang diketuai oleh Drs. D. Reksodarmojo dan staff yaitu Drs. Hartoyo selaku Kepala Sekolah dan Suripto, BA yang bertugas mencari tenaga pengajar SMEA Kristen Surakarta, pada saat itu beralamat di Jl. Bali No 142 Surakarta atau di SD Kristen Kepatihan. Pada tahun 1961, Drs. Hartoyo mendapat tugas di tempat yang baru sebagai dosen di UNDIP Semarang. Jabatan Kepala Sekolah kemudian diserahkan Suripto, BA, dimana pada waktu itu beliau menjabat sebagai sebagai Kepala Sekolah Negeri 1 Surakarta. Karena adanya peraturan bahwa Kepala Sekolah Negeri tidak diperkenankan merangkap Jabatan Kepala Sekolah yang lain (1964), maka jabatan Kepala Sekolah kemudian diserahkan kepada Suparjo, BA. Pada tahun 1965 berdasarkan keputusan Menteri P dan K tanggal 11 Februari 1965/No.1757/BS/D, SMEA Kristen Surakarta mendapat bantuan pemerintah terhitung sejak 1 Agustus 1964. Pada tahun 1968 diadakan pembaharuan permohonan bantuan dengan surat Keputusan Menteri P dan K tanggal 30 Agustus 1969 No.7160/BSum/kev/otsub/1969, maka sejak saat ity diperbaharuilah bantuan pemerintah kepada SMEA Kristen Surakarta.
Mulai tahun 1968, tanggung jawab panitian diserahkan 100% kepada pengurus PPKS dalam menangani kelangsungan hidup SMEA Kristen Surakarta. Pengurus mengangkat guru tetap dan 2 orang pegawai tata usaha yang digaji langsung oleh PPKS. Selain itu, pengurus PPKS juga memberikan subsidi sebagian dari honorarium guru tidak tetap dan kelebihan jam mengajar.
Pada tahun 1972, Suparjo, BA diangkat sebagai Kepala Sekolah  di Jl. Monginsidi No 2 Solo. Lokasinya satu halaman dengan SMEA Kristen Satya Wacana Salatiga.  Jabatan Kepala Sekolah diserahkan kepada Drs. Bob Hardianto.
Kondisi sekolah pada tahun 1976, SMEA Kristen Surakarta baru memiliki 3 guru tetap dan 2 orang staff tata usaha yang langsung digaji oleh PPKS. Tentang ruang kelas, SMEA Kristen Surakarta baru memiliki ruang yang dapat menampung 7 kelas dengan 2 jurusan untuk kelas I, II, dan III (masing-masing satu kelas). Dua ruang lainnya masing-masing utnuk ruang mengetik dan satu lagi digunakan sebagai ruang perpustakaan.  Jumlahkeseluruhan ada 9 ruang, sedangkan ruang Kepala Sekolah, ruang guru dan ruang tata usaha telah dipisah. SMEA Kristen Surakarta berstatus diakui sejak tanggal 6 Januari 1981 dan pada tanggal 10 Februari 1986 mendapat status diakui hingga saat ini.
Berdasarkan surat edaran Depdikbud tanggal 3 April 1997 No.47007/AA5/05/1997 tentang tindak lanjut keputusan Menteri P dan K No.034.035 dan 036/0/1997  mengenai perubahan nomor status yaitu SMP menjadi SLTA, SMA menjadi SMU dan SMKTA menjadi SMK dan ditegaskan oleh surat dari PPKS /No.33/C/IV/1997 tanggal 4 Juni 1997 tentang perubahan nomor status, maka SMEA Kristen Surakarta berubah menjadi SMK Kristen 1 Surakarta. Sebagai catatan bahwa tanggal 10 Mei 1996 PPKS telah mengangkat Medi Sanyoto, S.Pd menjadi ketua pelaksana harian SMK Kristen 1 Surakarta. Selama Dra. Kusminah selaku Kepala Sekolah berhalangan hadir. Hal ini ditujukan semata-mata untuk meningkatkan kelangsungan hidup sekolah. Pada bulan Juli 1998 Dra. Sri Haryati ditunjuk sebagai ketua pelaksanaan harian menggantikan Medi Sanyoto, S.Pd dan pada tanggal 1 Maret 1999 Dra. Kusminah pensiun. Sebagai gantinya Dra. Sri Haryanti diangkat menjadi Kepala Sekolah pada tanggal 1 Maret 1999.

Sampai saat ini SMK Kristen 1 Surakarta telah dapat menampung kelas yaitu kelas untuk kelas I, kelas untuk kelas II, dan kelas yang diperuntukan bagi kelas III. Disini juga terdiri dari 4 jurusan atau 4 bidang atau 4 bidang keahlian yaitu Akuntansi, Sekretaris, Penjualan dan Multimedia. Disamping itu juga SMK Kristen 1 Surakarta mempunyai unit produksi yang terdiri dari pertokoan, cafetaria dan bank mini ( data tahun 2008/2009 ).

Komentar

  1. A Beautiful and Unique Pair of Pure Titanium Earrings - Titsanium
    A beautiful and unique apple watch 6 titanium pair of Pure Titanium Earrings · 1. microtouch titanium trim walmart A Royal Diamond · 2. Royal Diamond · 3. Royal Diamond · 2020 edge titanium 4. Royal Diamonds titanium nipple bars · 5. titanium build Royal Diamonds

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer